Game HD(high definition) adalah game androidyang memiliki kualitas dan detail yang tinggi serta lebih dinamis bila di bandingkan dengan game mobile pada umumnya. Apa lagi ponsel android yang kita kenal di tunjang dengan efek gravitasi serta di dominasi berupa akses layar sentuh, sehingga akan menjadi sebuah pengalaman tersendiri saat kita memainkannya. Game ini biasanya mengguanakan file ber ektensi apk (terpasang pada perangkat) dan tambahan data (tersimpan dalam sdcard sesuai folder game).
Apa itu GAME HD
Game HD(high definition) adalah game androidyang memiliki kualitas dan detail yang tinggi serta lebih dinamis bila di bandingkan dengan game mobile pada umumnya. Apa lagi ponsel android yang kita kenal di tunjang dengan efek gravitasi serta di dominasi berupa akses layar sentuh, sehingga akan menjadi sebuah pengalaman tersendiri saat kita memainkannya. Game ini biasanya mengguanakan file ber ektensi apk (terpasang pada perangkat) dan tambahan data (tersimpan dalam sdcard sesuai folder game).
DragonTrail Glass
Kekuatan kaca layar Gorilla Glass kini mendapatkan pesaing. Produsen kaca terbesar asal Jepang, Asahi Glass menghadirkan Dragontrail yang diklaim lebih kuat enak kali dibanding kaca konvensional.
Dilansir melalui Yahoo News, Jumat (21/1/2011), pihak Asahi membuat teknologi superkuat pada Dragontrail untuk mengambil posisi bersaing di pasar smartphone dan tablet yang kian menjanjikan. Dragontrail diklaim dapat melindungi perangkat dari goresan benda tajam sekalipun.
Dengan Dragontrail, Asahi mencoba untuk menantang Gorilla Glass besutan Corning Inc. Corning merupakan pemain pasar kaca layar gadget terbesar di dunia.
Saat ini Gorilla telah digunakan oleh sekira 20 merek smartphone besar di lebih dari 200 juta unit ponsel dan perangkat mobile. Salah satunya adalah di smartphone Samsung Galaxy dan tablet, serta Motorola Droid dan notebool LG X300.
Gorilla sendiri merupakan produk sukses dari Corning. Sejak diluncurkan pada 2008 hingga 2009 lalu, Gorilla Glass memberikan revenue sekira USD80 juta. Tahun ini diperkirakan revenue nya meningkat hingga USD1 miliar setelah manufaktur televisi mulai tertarik dengan Gorilla Glass.
"Asahi berharap Dragontrail akan memberikan revenue ke perusahaan hingga USD360 juta dan meraih pangsa pasar sekira 30 persen tahun depan," ujar CEO Asahi Kazuhiko Ishimura
Gorilla Glass
Density ANDROID
Kata pixel density dan screen density atau densitas layar sering kita dengar, ketika kita hendak membeli sebuah perangkat android dan anda membaca keterangan perangkat yang tertera pada dos atau promo iklan perangkat, mungkin anda telah membaca keterangan densitas layar. Apakah densitas layar atau screen density tersebut? Pada artikel tips droid ini saya hendak berbagi kepada anda tentang screen density pada android.
Pengertian tentang pixel telah tips droid bahas sebelumnya pada artikel Kamus istilah android. Pada artikel ini saya hendak berbagi kembali tentang mengenal screen density.
Pixel / Piksel
Pixel berasal dari "pix" (untuk "picture") dan el (untuk "element"). Pixel adalah bagian terkecil dari informasi pada gambar atau suatu unsur gambar dan representasi dari sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis.
Inch / Inci
Merupakan salah satu satuan/unit Imperial untuk mengukur panjang (1 Inci = 2.54 cm).Pixel Density
Mengacu pada konsentrasi piksel pada layar tertentu, diukur dalam pixel per inch (ppi). Kerapatan piksel dihitung dengan membagi resolusi pixel diagonal layar dengan ukuran diagonal.
Sering kali kita menilai bahwa layar handphone yang lebih besar itu lebih baik. Ternyata anggapan ini salah. Bagus tidaknya layar itu dinilai oleh tajam tidaknya layar. Lalu apa itu ketajaman layar? Ketajaman layar itu dinilai apakah masih terlihat piksel-piksel dalam layar tersebut. Mengapa ketajaman layar itu dikatakan sebagai sesuatu hal yang sangat penting ? Ya karena seperti kita ketahui bahwa yang kita lihat terus-menerus pada handphone adalah layar itu sendiri.
Pada artikel ini yang akan kita bahas adalah satuan ketajaman layar (densitas piksel) yakni pixel per inch yang biasa disingkat ppi. Pada tampilan android contohnya, pixel density seringkali mengindikasikan seberapa banyak piksel yang terdapat di dalam area tertentu pada layar. Setiap piksel pada layar merupakan sebuah titik cahaya yang berfungsi membuat gambar tampil pada layar. Jadi ppi adalah satuan banyaknya piksel dalam inch. Semakin besar ppi maka semakin jernih pula layar tersebut. Semakin kecil ppi maka semakin buruk layar tersebut.
Aplikasi Editing Foto ANDROID
Jik anda sudah mengetahui apa itu Android dan baru saja memiliki ponsel Android tanpa aplikasi foto yang mumpuni serasa senjata tanpa peluru. Karena aplikasi foto merupakan apps wajib di instal di hp dan tablet Android anda dan itu seakan sudah menjadi keharusan selain apps browser untuk Android. Hp Android yang sudah dilengkapi dengan kamera yang dapat digunakan untuk mengambil gambar akan menjadi mubazir bila tidak ada software yang dapat digunakan untuk mengambil gambar, edit foto dan juga berbagsi gambar melalui media sosial. Berikut ini beberapa pilihan aplikasi foto Android yang wajib anda instal di ponsel atau tablet anda.
PicsArt
Aplikasi foto editor di Android yang dianggap memiliki fitur paling lengkap seakan memiliki studio di ponsel atau tablet Android. Mengambil gambar seakan hal biasa saja. Tidak hanya sekedar memotong, memutar dan perubahan warna saja, namun juga dapat membuat gambar memiliki sentuhan artistik yang menawan. Aplikasi foto Android yang dapat merubah gambar menjadi kartun, sketsa, efek pensil, stensil, komik layaknya anda melakukan editing gambar menggunakan software di laptop. Memberi tulisan pada gambar, memambah bingkai, memudahkan anda membuat sebuah foto dari ponsel Android. Download.
Pixlr Express
Salah satu apps foto Android yang sangat menyenangkan untuk melakukan edit gambar. Ini dikarenakan aplikasi foto ini memiliki kemampuan untuk memotong gambar, merubah ukuran, menghapus efek mata merah. Selain itu, banyaknya pilihan efek gambar dapat membuat foto yang diambil melalui kamera ponsel menjadi sangat artistik. Download.
Cymera
Salah aplikasi terbaik untuk mengambil gambar, edit dan juga berbagi gambar. Dilengkapi dengan pilihan setting kamera layaknya sebuah kamera DSLR. Mengambil gambar menjadi lebih menarik dengan menerapkan filter atau border supaya efek foto yang terekam menjadi lebih indah. teknologi pendeteksi muka telah diterapkan pada app foto android ini yang dapat membantu anda mendapatkan gambar yang terbaik. Dekorasi gambar ketik amelakkan editing foto pada ponsel android seakan anda sedang menggunakan sebuah komputer foto editor. Berbagi gambar melalui Facebook, Twitter, Mixi and Weibo bukan menadi persoalan lagi. Download.
Adobe Photoshop Express
Pengguna softwrae gambar editor Photoshop pasti sudah kenal dengan software ini. Namun aplikasi foto editor ini memberikan kemudahan lain bagi pemilik ponsel Android. Memotong gambar, memutar, penyesuaian warna dan menambahkan warna yang artistik dapat dilakukan dengan mudah. Download.
Photo Editor – dev.macgyver
Kemudahan dalam melakukan manipulasi foto seperti penyesuaian warna, penambahan efek, memutar, memotong, merubah ukuran, penambahan bingkai merupakan editing yang dapat dilakukan pada app foto android ini. Sharing foto melalui media sosial dapat dilakuakn dengan sangat mudah seperti e-mail, Picasa, Facebook, Twitter. Download.
Apps Android untuk melakukan edit foto diatas merupakan pilihan yang umum digunakan oleh para pengguna ponsel. engenai mana yang terbaik sebenarnya terletak pada pengguna itu sendiri. Karena kebiasaan dan keinginan dari pengguna ponsel Android yang berbeda-beda, selain itu kemampuan hp yang berbeda bisa membedakan pengalaman saat menggunakan app foto diatas. Mencoba masing-masing aplikasi bisa menjadi pilihan yang baik untuk bisa mengetahui aplikasi foto android yang terbaik untuk anda.
Mengenal Teknologi AMOLED SCREEN Pada Android
Dalam perkrmbangan teknologi yang sangat cepat khususnya ponsel,gadget dan jenis LCD/layar Dari yang saya kenal berupa LCD monokrom, CSTN / STN, TFT, TFD, UFD, OLED, dan AMOLED. Gadget/handphone/smartphone/dll menggunakan layar TFT LCD pada umumnya (yang saya temui pada hp non-touch screen).
Pada device touch screen, biasanya mengadopsi layar TFT LCD, OLED, AMOLED dan yang paling terbaru SUPER AMOLED.
Jika anda penasaran pada singkatan dan teknologi-teknologi diatas, disarankan gali informasi itu sendiri yaa :)
Pernahkah anda mendengar tentang layar SUPER AMOLED ?? Dahulu lebih dikenal dengan teknologi AMOLED pada touch screen device keluaran LG dan Samsung.
Saat ini layar SUPER AMOLED hanya ada pada Samsung karena memang teknologi ini diciptakan oleh Samsung dan tidak akan ada device lain yang menggunakannya setidaknya sampai 1 thn kedepan sejak tulisan ini dibuat.
Layar ini adalah perkembangan dari layar AMOLED, sedangkan layar AMOLED sendiri adalah perkembangan dari layar OLED atau dikenal juga sebagai LEP atau OEL. Sedikit kilas balik terhadapap display OLED dan AMOLED.
Layar OLED secara umum memiliki perbedaan teknologi dibandingkan dengan LCD. Layar ini lebih tipis karena tidak dibutuhkannya layer untuk menghasilkan cahaya (backlighting layer). Display ini lebih hemat energi, ringan, murah, dan cepat.
Sedangkan pada AMOLED, memiliki beberapa kelebihan dibanding pendahulunya (OLED).
1. Perpaduan TFT LCD dan OLED display
2. Lebih hemat energi.
3. Lebih cerah dan kontras
4. Lebih cepat dalam proses On Off Lighting (tiap pixel memancarkan cahaya sendiri (sudah ada pada OLED)
Sedangkan pada SUPER AMOLED, terdapat lagi perkembangan yang cukup signifikan dari AMOLED.
1. Lebih hemat listrik 20% dari layar AMOLED.
Bayangkan, jika anda punya gadget touch screen layar besar misalkan 2.7 - 3.7 inch, maka energi yang digunakan akan sangat banyak meskipun kapasitas batere sudah besar (walaupun hal ini juga dipengaruhi oleh jenis OS, aplikasi yang berjalan di hp, dan pemakaian). Dengan kehadiran AMOLED, batere menjadi lebih tahan lama. Namun dengan SUPER AMOLED, batere lebih hemat 20% dari AMOLED biasa.
2. Teks/gambar pada layar SUPER AMOLED dapat dibaca dibawah sinar matahari langsung dan mengurangi 80% refleksi cahaya.
Point ini merupakan salah satu peningkatan yang paling signifikan menurut saya, karena ketidakmampuan/kerendahan tingkat baca dibawah sinar matahari langsung merupakan salah satu kelembahan terbesar layar OLED maupun AMOLED.
Pada layar AMOLED biasa, membaca teks/gambar sangat tidak mungkin dilakukan di bawah sinar matahari langsung (hampir tidak terbaca! Saya pernah testing gadget yang menggunakan AMOLED, sangat susah membacanya dibawah sinar matahari langsung/siang hari).
Hal ini dikarenakan display SUPER AMOLED terintegrasi/built in dengan touch layer nya. Sedangkan AMOLED tidak.
3. Viewing angle nya 180 derajat.
Kalo anda sedang memperlihatkan foto / video ke teman anda yang disamping, anda tidak perlu susah-susah memindahkan gadget anda kepada teman disebelah anda. Ia pun dapat membaca / melihat dengan jelas tanpa blur dan distorsi! Hal ini tidak akan anda dapatkan pada layar OLED ataupun LCD.
4. Kontras ratio 1:100.000
Kontras ratio (tentunya dynamic kontras, walaupun tidak ditulis dalam statement nya Samsung) yang begitu tinggi untuk ukuran layar gadget 3.7 inch, akan sangat berasa. Layar terlihat lebih jernih, perpindahan warna sangat jelas/teratur. Kontras ratio seperti ini hampir serupa dengan HDTV standard.
5. Tingkat kecerahan / Brightness , 20% lebih cerah
20% lebih cerah dibandingkan dengan layar AMOLED biasa. Sekedar informasi, layar AMOLED menghasilkan lebih baik kecerahan dibandingkan dengan TFT LCD yang biasanya digunakan pada gadget-gadget.
6. Lebih tipis
Berpedoman pada point 2, akibat built in touch layer nya, maka menyebabkan layar SUPER AMOLED lebih tipis sehingga menciptakan gadget SUPER TIPIS menjadi mungkin.
Tulisan ini merupakan salah satu tulisan yang paling menarik dan paling saya semangat untuk menulisnya. Dikarenakan saya sudah mencoba teknologi ini SENDIRI pada gadget terbaru Samsung Galaxy SII (walau punya adik saya)
Yang saya dapat katakan, layar SUPER AMOLED memang memukau, lebih baik dari Retina Display Iphone 4 (dalam hal kontras/kecerahan, bukan pixel depth karena masih kalah). Yup, tanpa adanya promosi, kehebatan yang digembar-gemborkan oleh Apple tentang Retina Display nya dapat dijawab/dibalas oleh Samsung lewat SUPER AMOLED display nya :)
Note (singkatan-singkatan) :
STN = Super Twisted Nematic
CSTN = Color Super Twisted Nematic
TFT = Thin Film Transistor
TFD = Thin Film Diode
UFB = Ultra Fine Bright
OLED = Organic Light-Emitting Diode
AMOLED = Active Matrix Organic Light-Emitting Diode
Teknologi X-Reality Sony Xperia Mobile
teknologi ini baru diaplikasikan pada smartphone Xperia Z1 dan Z Ultra. Tidak menutup kemungkingan untuk diaplikasikan pada smartphone terbaru Sony lainnya nanti. Teknologi ini sangat canggih dan sangat baik menganalisa tampilan. X-Reality biasanya hanya ada pada TV high-end Sony. Cara kerja teknologi ini adalah dengan mereproduksi pixel, peningkatan garis luar dan tekstur, peningkatan kontras dan warna dan pengurangan derau gambar yang menghasilkan gambar yang halus, jernih dan tajam. Pada Xperia Z1 dan Z Ultra, teknologi ini dipadukan dengan TRILUMINOS display.
Teknologi BRAVIA ENGINE for SONY MOBILE
Teknologi BRAVIA Engine adalah mesin pengolah gambar yang membuat gambar menjadi enak dilihat di mata. Teknologi ini pertama kali dibenamkan di ponsel Sony Xperia Arc. Mobile BRAVIA Engine secara otomatis meningkatkan kontras, ketajaman dan warna. Jadi, gambar yang dihasilkan lebih tajam, kontras yang pas, warna yang jernih dan pas di mata. Sangat cocok untuk menonton video. Saat ini Mobile BRAVIA Engine sudah mencapai generasi kedua. Perbedaan generasi pertama dan kedua adalah, peningkatan kualitas gambar pada generasi kedua.
Mengenal Teknologi Sensor Exmor R Sony Xperia Mobile
Kamera saku perlu revolusi besar dalam teknologi sensor, kalo pengen dapet hasil foto yang lebih baik dengan ISO tinggi. Sayangnya revolusi teknologi itu identik dengan tingginya biaya riset yang harus dikeluarkan padahal Kamera saku itu biasanya terkenal karena harga yang murah, maka wajar aja kalo produsen sampai sepuluh tahun lebih sejak Kamera saku diperkenalkan tidak pernah merubah teknologi sensor yang dipakai.
Tapi sensor yang baik bukan satu-satunya faktor yang dibutuhkan sebuah kamera menjadi kamera yang ideal. Faktor yang nggak kalah pentingnya adalah lensa itu sendiri, plus kinerja prosesor di dalam kamera. Seenggaknya, kalo sebuah Kamera saku dibekali dengan lensa yang baik, sensor yang handal di ISO tinggi, fitur lengkap dan punya kinerja tinggi, bolehlah dinobatkan sebagai kamera ideal yang sangat layak untuk direkomendasikan. Sayangnya kamera semacam ini hampir tidak ada entah karena strategi marketing produsen atau demi menekan harga jual. Beberapa Kamera saku yang punya lensa impresif, dibekali dengan sensor yang biasa-biasa..
Sony mencuri perhatian dunia ketika mengumumkan telah melakukan riset dalam hal teknologi sensor CMOS baru dengan kemampuan low light yang lebih baik. Sensor yang diberi nama ‘Exmor R’ ini dengan jeli menemukan penyebab kenapa sensor kurang sensitif terhadap cahaya, yaitu karena adanya pemantulan kembali cahaya yang masuk ke foto dioda oleh transistor. Lalu Sony memodifikasi dengan membalik urutan komponen dalam sensor sehingga cahaya yang datang terlebih dahulu mengenai foto dioda barulah kena di transistor. Dengan demikian tidak ada cahaya yang dipantulkan, semua terserap oleh foto dioda sehingga sensitivitas sensor lebih tinggi dan artinya noise bisa ditekan lebih rendah.
Teknologi Sony Exmor CMOS Sensor dengan Sony Exmor R CMOS sensor, berbeda jauh. Walaupun hanya dibedakan dengan ada-tidaknya huruf "R", namun teknologi keduanya berbeda jauh dan sudah menyentuh aspek fundamental.
Sony Exmor CMOS Sensor adalah teknologi algoritma Noise Reduction yang ditanam di setiap sirkuit pendamping yang ada di setiap pixel. Berbeda dengan teknologi sensor CMOS lama dimana algoritma Noise Reduction ditanam di sirkuit secara per kolom atau per baris pixel; teknologi Sony Exmor CMOS Sensor menanamkan algoritma Noise Reduction secara pixel per pixel.
Sedangkan Sony Exmor R CMOS Sensor adalah perubahan arsitektur fisik sensor CMOS
Dengan menyadari bahwa area penangkapan cahaya per pixel pada sensor CMOS berkurang karena adanya sirkuit pendamping di setiap pixel-nya, maka pada Sony Exmor R CMOS Sensor, letak sirkuit pendamping tersebut ditata-ulang. Sony Exmor R CMOS Sensor tetap memiliki sirkuit pendamping, namun kini letaknya sudah bukan di samping setiap pixel, namun ditempatkan di bagian tersendiri di bawah dioda peka cahaya. Dengan demikian, dioda-dioda peka cahaya dapat kembali memperoleh keutuhan area penangkapan cahaya.
Dengan "membalik" dan menata-ulang letak dan posisi dioda peka cahaya maupun sirkuit pendamping, kini "daerah atas" sensor yang dikhususkan bagi proses penangkapan cahaya, dapat sepenuhnya dioptimalkan untuk penangkapan cahaya tanpa halangan sedikit pun. Kepekaan dioda peka cahaya otomatis meningkat, fill factormeningkat, dan secara otomatis cacat sinyal juga turun drastis. Refleksi internal pun tereliminasi secara sempurna.
Oleh karenanya Sony Exmor R CMOS Sensor juga disebut sebagai Back-illuminated CMOS Sensor (dalam istilah yang lebih umum dan lebih generik). Ini bukanlah berarti bahwa sensor ini dicahayai dari bagian belakang, melainkan sebuah terminologi yang mewakili perubahan struktur fisik tersebut dimana kini cahaya datang dari bagian yang tadinya ada di belakang sensor. Makna "back-illuminated" juga sangat berbeda dengan makna "backlit", karena "backlit" berarti dicahayai dari belakang (secara harafiah). Sony Exmor R CMOS Sensor tetap dicahayai dari depan. Makna "back-illuminated" mewakili perubahan yang terjadi, dalam arti secara substansial, bukan secara harafiah.
Maka Perusahaan Sony Ericsson mengeluarkan gadget yang telah dilengkapi Exmor R CMOS Sensor yaitu Sony Ericsson Xperia Arc , Sony Ericsson Xperia Neo, dan Sony Ericsson Xperia Ray . Tapi yang akan penulis bahas di makalah ini adalah tentang Sony Ericsson Xperia Arc.
Tantangan dalam membuat smartphone menjadi lebih tipis dan ringan sudah dijawab oleh Sony Ericsson dengan mengeluarkan Sony Ericsson Xperia Arc. Tidak hanya membuat badan lebih “kurus”, fasilitas yang diberikannya pun juga berlebih seperti Mobile Bravia dan kamera dengan resolusi tinggi. Selain itu, desain lekukan pada badannya membuat smartphone ini juga lebih ergonomis saat digunakan.
Sony Ericsson merupakan salah satu produsen smartphone yang memiliki kamera dengan hasil jepretan yang sangat baik. Resolusi kamera yang dimiliki smartphone ini adalah sebesar 8 Megapiksel, menghasilkan gambar yang sangat baik pada cahaya yang kurang. Apalagi gambar yang diambil memiliki tingkat cahaya yang cukup.
Dengan diafragma f/2.4, ini adalah salah satu kamera smartphone dengan bukaan yang lebih lebar dari standar (f/2.8). Hal ini membuatnya lebih mudah dioperasikan dalam kondisi pencahayaan yang redup. Kemampuan ini dikombinasikan dengan EXMOR R khas Sony, seharusnya bisa menjamin kualitas foto yang baik
Feature pemotretan yang tersedia, seperti smile detection dan sweep panorama (membuat foto panorama dengan menggeser posisi kamera) sudah menjadi standar kamera Sony Ericsson Xperia Arc.
fungsi ANTUTU BENCHMARK pada ANDROID
Pada kali ini saya akan share untuk pertamakalinya aplikasi di blog ini. Apa yang ingin saya share? saya ingin share aplikasi antutu benchmark
itu aplikasi ya? Iya itu adalah aplikasi. aplikasi tersebut dapat mengetes android kita dengan cara ditest 2D, 3D graffik, CPU, GPU dan lain lain. Sehabis ditest maka akan muncul scorenya. Jadi anda bisa bandingkan antara android lain dan android anda. Antutu biasanya jadi acuan seberapa hebat smartphone android kita. Anda bisa mencobanya dengan teman atau saudara anda, bisa dilihat mana ponsel android yang lebih unggul. Contohnya anda mempunyai Samsung Galaxy Mini yang sudah terinstall antutu benchmark dan saudara anda mempunyai Samsung Galaxy ACE 2 yang juga sudah terinstall aplikasi antutu bencmark. Lalu coba jalankan aplikasi tersebut dan lihat scorenya siapa yang menang.
selamat mencoba :)